20/04/2009

Kenangan di Batavia

Posted in Cuap2* hindi&andy pada 8:36 am oleh Hindi Andy

Tulisan ini seharusnya terjadi pada tanggal 15 April 2009.
Dimana kejadian siang telah merubah hidupku. Sedikit shock tapi senang krn kalo ga ngalami hal ini mungkin aku ga akan merasakan dampak dari krisis global. Yupss..Begitulah.

Hal2 yg selama ada di jakarta sebenarnya pada diriku pribadi tidaklah begitu menarik, ga akan mengalahkan yang namanya kota Malang. Entah mengapa selama 3 bulan lebih hampir hampa perasaan itu. Mungkin itu juga yg pada akhirnya berdampak pada kerjaan. Tau ahh…sedikit gelap juga se..Hehehe..

Baiklah, akan aku mulai crita ini.
Awal januari aku ketrima kerja di jakarta, kerjaannya lumayan boys lho. “Consultan Management & IT”. Wwiikkkkkkk…Ya gitulah pokoknya, berfasilitas tempat tinggal gratis + internet sepuasnya en kenceng. Hari demi hari aku mulai belajar untuk bekerja sebaik-baiknya, gimana caranya dapat client & pemasukan. Tapi sebulan akhirnya berlalu tanpa pendapatan…Aku berusaha optimis, bulan berikutnya kita dapet tapi minim. Gpp lah daripada nggak, ehh ternyata krisis global trus melanda negiri ini en ga selesai2. Waktu trus berlalu meski kita optimis & belajar dari pesaing gimana caranya dapet. Disamping itu aku juga mulai melamar kerjaan lagi.

Ada yang kepanggil, ada yg no respon blas. Kutunggu sampe detik ini blm ada sama sekali balasan via email & haPe. Oalaahhh…sampe kapan ya. Tapi nek ga gini ga akan ada critanya ttg pencarian sesuap nasi. Hehehe…
Bulan maret akhirnya tiba, awal bulan yang agak janggal. Tiba2 atasanku memberi informasi bahwa bakal ada seseorang yg bakal berhenti. Selang beberapa hari informasi itu menjadi kenyataan, dueerrr…berarti mulai pertengahan maret aku sendirian dunk kerja disini. Yahhh…jadi ga enak ama temanku yang bantu aku dijakarta, udah deh kata temenku gpp lagian akunya (temanku) masih di tempat tinggal yang sama dengaku.

Waktu terus berlalu, sampai pada akhirnya april telah masuk ne tahun 2009. Kata atasan, “ndy kira2 bulan ini dapat pemasukan kagak ya”?? Ya kujawab dengan optimis. Berusaha untuk dapet pak, gimanapun caranya aku usahakan.
Masuk tanggal 7 April 2009 aku mengajukan cuti sebentar, kebetulan hari-hari itu dekat dengan libur cuti bersama karena ada Pemilu Indonesia. Aku pulang kerumah selama semingu, prasaan senang pastiLah kan berkumpul ma kluarga.
Akhirnya aku balik ke Jakarta tanggal 14 April, esok harinya terjadi perubahan besar dalam hidupku. Atasan datang ke kantor en langsung menemuiku, beliau bertanya basa basi tentang gimana kabar liburanku selama berada di rumah. Dan pembicaraanpun masuk ke inti permasalahan. Bla…bla..bla…bla…Hehehe…Goal juga aku untuk yang namanya kena krisis global. Aku dirumahkan tetapi atasan menawari aku untuk tetap kerja di Jakarta aja. Langsung kujawab “terima kasih pak, tetapi saya punya pandangan lain, saya mau membantu usaha bapak & berkeinginan melanjutkan kuliah lagi”. Sempet lemes bentar sehh…tapi aku juga berpikir harus bisa & harus semangat lagi untuk mencari pekerjaan. Kukabari semua orang2 terdekatku kalo aku baru saja di PHK, hahahahaha…..

Sedikit shock tapi tetep seneng, bapakpun juga memberi semangat “untuk sukses diperlukan banyak pelajaran2 kehidupan” en apalagi sayankku Hindi…You’r my spirit yank..Makin sayank ma kamu, tapi maappin ak yachh..ditengah perjalanan kolaps..
Semangat 45 tetep harus membara dalam diriku. Selanjutnya aku berpikir enaknya pulang kapan ya?? Pengenku se akhir pekan ini aja, eh ternyata malah cepet sehari alias Kamis sore dah balik. Goodbye Jakarta deh akhire..

Pasang status di Facebook, ga nyangka yg coment uakeh bgt..Pada nanyain mo kmana km ndy…Nyahahahahaha….

Iklan

14/04/2009

Cerita offline seminggu jenak Madiun home

Posted in Cuap2* hindi&andy tagged pada 2:16 pm oleh Hindi Andy

Hari ini, pagi jam 7 aku nyampe jakarta lagi. Dimana aku turun yaitu di st. Gambir monas sedari gambir langsung ngacir ke toilet gara2 ga bisa kluar ne “air” pas di toilet KA Hehehehe :-).
Setelah itu langsung ke halte busway, kupikir enak kalee ya pulang pagi2 naek busway ehhh…ehh..ternyata, busyet dah ruame puoolll..dalam busway. Iya ya ne kan jam brangkat kantor apalagi hari normal kerja. Udah dee..terpaksa bersumpek-sumpek ria tp seru. Hihihihihi..

Nyampe harmoni ke-atrian transit busway juga blm reda malah semakin menjadi, malahan kalo kagak salah sekitar 6 busway lebih baru dapet tumpangan…Hahahahaha..seruu..seruu…!! Udah kelar busway gantian jalan kaki nuju kos + kantor, lumayan setengah perjalanan sambil gendong notebook. Alhasil basah kuyub bukan karna keujanan tp kringatan.

Ehh…enaknya ne crita flasback aja yach..
Ne crita liburan benere gara2 ada libur pesta demokrasi endonesia en cuti bersama tgl 10 april. Akhirnya setelah mikir2, oke dehh pulang aja lagian ngapain juga liburan panjang di jakarta. Kuputuskan buat pesen tiket. Eh njelalah (tiba2) koq buat rabu tgl 8 udah habis. Ya udah nekat aja pesen aja yang tgl 7 buat alasan aja ke pa’ bos. Hehehe…(maap bos ya bukan maksud daku memebohongi tp demi semua yg ada di rumah). Dapat tiket pulang, sekarang permasalahannya ganti yg balik ke jakarta. Tgl 12 tiket balik juga abis. Lagi2 minta ijin, balik tgl 13 alias kemaren mlm barangkat dr madiun.

Banyak cerita seru pas liburan di rumah, mulai komputer rusak en alhasil minta ganti total trus intalasi jaringan internet yg mbingungi bgt. Kumpul2 ma temen2, ngopi sampai akhirnya tertarik kerja disana. Meskipun dari segi dompet kecil tapi aku pribadi senenk bisa bergabung disitu. Pengalamannya yang ga bisa dibeli dengan uang. Hehehe…Usut punya usut malam terakhir di rumah aku nitip lowongan kerja disana en berharap bgt masuk Sekalian nemenin bapak ma ibu di rumah, adik juga dah sekolah di malang.

tetanggaku yg enerjik meski kecil. Hahaha

tetanggaku yg enerjik meski kecil. Hahaha

Truss apa lagi yachh…Untung juga bisa mempir ke rumah nenek dari bapak. Senenk se..dah lama bgt ga kesana, ada adik sepupu juga yang akunya merasa kasihan. Sedari lulus kuliah blm dapet kerja, semangat..semangat adik ya..Mungkin blm waktunya, kalo udah ntr pasti dapat yg terbaik. 🙂

My Father

My Father

Yahh…itu tadi segelintir crita liburan pas pulang kerumah. Banyak serunya gara2 banyak project yang dapat isi waktu & nambah pengalaman. Semoga di lain waktu ada crita seru lagi, terutama tentang project2 & pengalaman yang seru. Ohh..iya ampek lupa td ga disinggung ttg hindi sama sekali.
Dia sekarang lagi kesepian, kesepian dimana lagi berjauhan ttg salah satu cobaan yang harus dilewati bersama. Aku berharap & ingin bersama kamu trus, ga akan kutinggalin dirimu. Semoga juga waktu kan cepat berlalu, syukur2 dalam waktu 3 ato 4 tahun bakalan terasa cepat & kita benar2 bisa bersama trus. Amieennn.

Andy Ady

Andy Ady

06/04/2009

Pemimpin Yang Ideal

Posted in Kepribadian pada 10:20 pm oleh Hindi Andy

Dalam kehidupan kita ini, kita sebagai manusia sudah kodratnya saling bekerja sama atau berhubungan dengan manusia yang lainnya, seperti misalnya saja bekerja sama dalam hal pemenuhan kebutuhan. Alam telah menyediakan apa yang dapat manusia manfaatkan, tergantung dari bagaimana manusia dapat mengoptimalkan kekayaan alam yang ada menjadi sesuatu yang berguna dan bermanfaat bagi kehidupannya, akan tetapi kekayaan alam memiliki keterbatasan. Dalam melalukan kerja sama dengan manusia lainnya, hendaknya kita menentukan seseorang yang kita angkat sebagai pemimpin agar apa yang akan kita capai suatu tujuan yang telah direncanakan sebelumnya dapat berjalan dengan baik dan terorganisir. Pemimpin dapat dikatakan sebagai orang nomor satu dilingkungan yang ia pimpin tersebut.

Ilustrasi Pemimpin yg Baik

Ilustrasi Pemimpin yg Baik

Akan tetapi sehebat apapun seorang pemimpin, dia tetaplah bukan seorang Great Strider apabila ia tak mampu mendapat dukungan dari orang-orang disekitarnya. Untuk mendapatkan hal yang terbaik dari orang lain disekitar kita, maka perlu diperhatikan hal-hal sebagai berikut :

Pertama : Sikap Positif.
Bersikaplah positif pada setiap sub-ordinat kita. Jangan sekali-kali kita memiliki sikap negatif terhadap orang di lingkungan kita. Yakinlah bahwa orang lain tak pernah berniat buruk kepada kita. Jangan curigai para sub-ordinat kita, apalagi memata-matainya dalam melaksanakan pekerjaannya.

Kedua : Jadilah pendengar yang baik.
Dengarkan semua keluhannya, jangan sela dan potong mereka pada saat mereka mengemukakan masalah yang mereka hadapi, karena mereka datang mengadu kepada kita karena merasa tidak mampu.

Ketiga : Win-Win.
Dalam menangani masalah yang terjadi lebih-lebih menangani masalah pelanggaran berlakulah Win-Win. Jangan jatuhkan mereka, tetapi buatlah sadar akan kekeliruannya tanpa menjatuhkan harga dirinya.

Keempat : Senyum.
Berikanlah lebih banyak senyum kepada mereka. Jangan tunjukkan wajah cemberut kita dihadapan mereka sekalipun kita sedang menghadapi problem yang sangat berat. Jika terpaksa harus menegur, tergurlah mereka dengan tetap tidak meninggalkan senyuman.

Kelima : Ingat nama.
Jangan sekali-kali kita lupa menyebutkan nama ketika kita sedang meminta tolong kepada mereka. Dengan ingat dan menyebut nama disaat kita membutuhkan bantuan dan dukungan, maka dia akan merasa lebih dihargai dan merasa lebih dekat dengan anda sebagai pimpinan.

Keenam : VVIP.
Kalau beberapa waktu yang lalu banyak executive yang diperlakukan VIP sekarang tidak cukup lagi, mereka sebagai customer harus diperlakukan Very Very Important Person (VVIP). Begitu juga orang-orang disekitar kita.

Kemudian selanjutnya, seorang pemimpin hendaknya menjaga kata-katanya dari perkataan yang kasar ataupun tidak sopan, terutama kepada bawahannya. Karena jika kita berkata kasar yang bersikap merendahkan akan mengakibatkan orang lain kehilangan harga diri, kehilangan percaya diri, yang pada gilirannya orang tersebut tidak dapat menggunakan potensinya secara optimal. Lebih dari itu merendahkan orang lain adalah perbuatan merendahkan karya Tuhan yang paling mulia, yaitu manusia. Semua orang tidak mau dicela, juga kita tentunya. Jangan kotori jerih payah kita yang telah kita bangun selama ini dengan perbuatan-perbuatan yang tidak disukai orang lain.

Tak banyak dan agaknya hanya sedikit orang yang mampu bertahan terhadap godaan untuk langsung menjadi pemegang semua kendali bila dia diangkat dan menjadi pemimpin sebuah kelompok. Kebanayakan dari mereka ingin segera menjadi pengendali yang mutlak, langsung lepas landas dan langsung terjun ke lapangan di medan tugas untuk mencoba memecahkan semua masalah dengan sendirian.leadership-pyramid

Hal semacam itu dapat dimaklumi, karena kebanyakan dari kita dan kebanyakan pemimpin baru yang paling penting adalah membuktikan jika perlu dilakukan dalam waktu secepat mungkin bahwa penunjukkan dirinya untuk menjadi pimpinan tidaklah salah memilih orang dan salah tunjuk. Umumnya mereka ingin kelihatan berhasil dengan lebih cepat dan lebih baik dibanding orang sebelumnya.

Kebanyakan dari mereka sering beranggapan bahwa bagaimanapun dan apakah gunanya bila seorang pimpinan tidak mampu untuk segera bertindak dan memegang seluruh kendali dalam kelompknya. Seperti dalam dunia militer ungkapan yang amat populer untuk ini adalah memegang tongkat komando.

Sebagai seorang pemimpin, sudah barang tentu kita harus dapat menggerakan anak buah kita. Ada dua cara untuk menggerakkan dan memotivasi anak buah kita yaitu dengan pujian dan ketakutan. Dan cara yang efektif adalah dengan pujian dan kasih sayang, sehingga memberikan “ketakutan” padanya. Dengan pujian memang orang akan menjadi bangga dan merasa memiliki arti, sehingga dilain kesempatan ia akan berbuat yang lebih baik lagi dari yang telah pernah dilakukannya. Tetpai bila ia tak lagi mampu mengeluarkan yang terbaik yang ada pada dirinya dia harus diberikan yang namanya “ketakutan”. Setiap hari dalam kehidupan ini kita melakukan banyak hal juga karena termotivasi ketakutan.

Mengharapkan suatu dunia dimana kita tidak lagi dimotivasi oleh ketakutan adalah hal yang salah besar dan bodoh, sama bodohnya dengan bila kita mencoba membentuk suatu keluarga dimana tidak ada lagi hukuman atau suatu perusahaan dimana karyawan tidak lagi mendapat teguran. Memang kita harus lebih sering menggunakan kembang gula daripada rotan, tapi bagaimanapun rotan itu masih harus tetap digunakan. Menjadi seorang pemimpin harus mampu berlaku sebagai seorang ibu. Ibu dalam mengasuh anak-anaknya mampu mempergunakan perpaduan antara penguatan yang positif (kasih sayang dan ciuman) dan penguatan yang negatif (hardikan dan cambukan rotan dikaki).

Keberhasilan sebuah team terketak dari bagaimana padunya orang-orang yang pada dasarnya sudah saling berbeda. Berlain pendapat dalam team pasti akan terjadi. Memang idealnya sebuah tim terdiri dari orang-orang yang memiliki karakter dan perilaku yang sama atau hampir sama. Semua itu kelihatannya mustahil, akan tetapi jangan jadikan perbedaan itu menjadi penghambat majunya sebuah tim. Tugas team leader-lah yang harus memahami bagaimana memadukan perbedaan dan keunikan sehingga menjadi orchestra yang indah.

Kesalahan-kesalahan yang dilakukan juga mungkin terjadi. Tetapi bila kesalahan terlanjur terjadi janganlah saling salah menyalahkan. Saling salah menyalahkan satu sama lain tak akan membawa tim anda menjadi tim yang besar.

Selanjutnya, seorang pemimpin haruslah memiliki kepercayaan yang srupa dengan anak-anak. Bukan kepercayaan yang kekanak-kanakan, yang tidak matang dan kurang pemahaman, melainkan sikap keyakinan yang mendalam akan diri mereka sendiri dan akan orang lain. Mereka mempunyai faktor kepercayaan yang tinggi.

Ada dua jenis orang di dunia ini, yaitu para aktor dan re-aktor. Kebanyakan orang adalah re-aktor, yaitu orang yang menunggu suatu oeristiwa terjadi mempengaruhi mereka. Mereka tidak mampu mengantisipasi suatu peristiwa. Mereka juga tidak mengetahui apakah suatu itu baik atau buruk sebelum efeknya terlihat jelas berpengaruh terhadap dirinya.

Apabila re-aktor berusaha menggunakan imajinasinya mereka seringkali tenggelam dalam berbagai pilihan dan masalah yang timbul. Jika kita sebagai seorang pemimpin, maka sebaiknya kita haruslah seorang aktor dalam kehidupan kita, yakni orang yang dapat menggunakan imajinasi dan analisis untuk mengerahkan dan mengendalikan setiap peristiwa secara positif. Karena seorang pemimpin atau manajer mempunyai daftar tugas yang harus “diselesaikan”.

Kreativitas dan imajinasi merupakan kemampuan yang berbeda dari kemampuan untuk memperoleh pengetahuan. Hal ini jauh lebih baik daripada dipelajari. Kreativitas adalah inti yang sebenarnya, demikian diaktakan oleh Reinhold Niebuhr. Dan kreativitas terlahir karena kekuatan suatu imajinasi.

Untuk meningkatkan kemampuan berfikir yang besar dan inovasi yang produktif, maka biarkanlah imajinasi kita mengalir dengan bebas dalam benak kita. Anak-anak dan orang dewasa yang kreatif membiarkan pikiran mereka membuka kesempatan bagi segala kemungkinan. Mereka tidak menolak gagasan yang muncul secara tiba-tiba dan otomatis, tetapi malah mengembangkannya dengan lebih luas dan lebar.

Laman berikutnya